Diagnosis dan Penalaksanaan Pada Penyakit Anemi

Penyakit AnemiSuatu tanda dengan Hemoglobin kurang dari 12 gr%, eritrosit atau hematokrit kurang dari normal.

DASAR KELAINAN:

Penghancuran eritrosit lebih dari normal atau pembentukan kurang dari normal.

I. DIAGNOSIS

A. Keluhan pokok

  • Lemah.
  • Mudah kena infeksi.
  • Sakit kepala, pusing.
  • Konsentrasi kurang.
  • Keluhan gastrointestinal:

–          Anoreksi.

–          Mual.

–          Muntah.

–          Diare.

–          Kadang-kadang meteorismus.

–          Glositis.

  • Menstruasi tidak teratur sampai amenore.
  • Polakisuri, nokturi (banyak kencing waktu malam)

B. Tanda penting:

  • Kulit dan mukosa pucat
  • Apati.
  • Otot-otot ekstremitas lemah.
  • Pernapasan dan nadi cepat.

C.  Pemeriksaan laboratorium:

  • Darah perifer: Hb, eritrosit atau hematokrit kurang.

D. Pemeriksaan khusus : —

II. KOMPLIKASI

  • Dekompensasi kordis.

III. PENATALAKSANAAN

A. Terapi umum

1. Istirahat

2. Diet

Disesuaikan dengan penyebabnya.

Bila tidak diketahui diberi saja makanan bergizi dan mengandung cukup Fe/(ekstrak hepar).

3. Medikamentosa

Obat pertama:

  • Sesuai penyebabnya.
  • Sulfas ferosus 3 x 1 tablet.
  • Anemi berat dan akut atau HB rendah (<7 gr%) sebaiknya diberi transfusi darah.

Obat alternatif —

B. Terapi komplikasi —

IV. PROGNOSIS

  • Tergantung dari penyebabnya.