Diagnosis dan Penatalaksanaan Pada Kardiomiopati restriktif

Kardiomiopati restriktif adalah keadaan yang jarang dimana otot jantung diinfiltrasi dan dibuat kaku oleh sel-sel abnormal, protein dan jaringan sayat. Bilik jantung yang kaku akan membatasi kembalinya darah ke jantung menyebabkan darah terbendung di organ-organ tubuh. Penyebab paling umum kardiomiopati restriktif adalah amyloidosis, suatu penyakit dimana suatu substansi seperti protein tersimpan didalam jaringan tubuh. Penyebab lain termasuk sarcoidosis dan hemochromatosis.
Dasar Kelainan : Dinding sangat kaku dan penghambat pengisian ventrikal, sehingga terjadi gangguan fungsi diastolik.
I.DIAGNOSIS
A.Keluhan Pokok

  • Sesak, batuk (dominan kanan)
  • Lelah, asites (dominan kiri).

B.Tanda Penting

  • Tanda-tanda payah jantung kanan/kiri
  • Nadi kecil Ada tanda penyakit sistemik :

• Amiloidosis
• Hemokromatosis

  • Kardiomegali sedang
  • Mungkin ada BJ III
  • Regurgitasi mitral atau tricuspid.

C.Pemeriksaan Laboratorium
D.Pemeriksaan Khusus
1.Pemeriksaan foto toraks

  • Pembesaran jantung
  • Hipertensi vena pulmonal
  • Efusi pleura.

2.Pemeriksaan EKG

  • Low voltage
  • Gangguan konduksi intraventrikuler
  • Gangguan konduksi antrioventrikuler

3.Pemeriksaan Ekokardiografi

  • Dinding ventrikal kiri menebal
  • Ruangan ventrikal normal atau mengecil
  • Fungsi sistolik normal.

II.KOMPLIKASI –
III.PENATALAKSANAAN
A.Terapi Umum
1.Istirahat
2.Diet
3.Medikamentosa
Obat pertama :

  • Anti aritmi (bila ada gangguan irama)

Obat alternative : –
4.Pacemaker (Untuk gangguan konduksi yang berat).
B.Terapi Komplikasi –
IV.PROGNOSIS

  • Kurang baik, tergantung kelainan atau penyakit dasarnya
  • Dapat meninggal dalam waktu beberapa tahun saja.