Diagnosis dan Penatalaksanaan pada Schistosomiasis

Schistosomiasis (bilharziasis) adalah infeksi yang disebabkan oleh cacing pipih (cacing pita). Ini seringkali menyebabkan ruam, demam, panas-dingin, dan nyeri otot dan kadangkala menyebabkan nyeri perut dan diare atau nyeri berkemih dan pendarahan.

Dasar Kelainan ; iritasi hepar dan vena porta

I. Diagnosis

Masa inkubasi 2 – 6 minggu

A. Keluhan Pokok

  • Ada riwayat ; penduduk daerah/pernah tinggal di daerah endemis.
  • Demam, Menggigil
  • Sefalgi
  • Lemah
  • Berat badan merosot
  • Batuk nonproduktif

B. Tanda Utama

  • Demam katayama (demam plus eosinofili)
  • Hepatomegali terutama lobus kiri, nodul pada hepar
  • Fibrosis jaringan periportal, hipertensi portal.

C. Pemeriksaan laboratorium

  • Eosinofili
  • Lekositosis
  • Telur dalam Tinja

D. Pemeriksaan khusus

  • CT scan

II. Komplikasi

  • Fibrosis hati (serosis hati)
  • Glomerulonefritis
  • Hipertensi pulmonal
  • Granulomatosis eksudatif –> polip usus

III. Penatalaksanaan

A. Terapi Umum

  1. Istirahat
  2. diet
  3. Medikamentosa
    – Obat pertama : 

    • Praziquantel : 40 mg/kb BB bersama makanan atau 3 x 20 mg/kg BB hanya sehari

    – Obat alternatif :

    • Ozamniquine 20 mg/kg selama 3 hari
    • Metrifonate 10 mg/kg BB.
      Bila prevalensi >50%, WHO menyarankan terapi massal

B. Terapi Komplikasi : –

IV. Prognosis

  • Hipertensi pulmonal
  • Hipertensi portal
  • Tanpa komplikasi prognosis baik.