Diagnosis dan Penatalaksanaan Pada Sindrom Vena Cava Superior

Loading...

Superior vena cava syndrome (SVC), atau obstruksi vena kava superior (SVCO), biasanya merupakan hasil dari obstruksi langsung v. kava superior oleh keganasan seperti kompresi dinding kapal dengan tumor lobus kanan atas atau timoma dan  atau mediastinum limfadenopati.

Yang paling umum keganasan yang menyebabkan SVC adalah karsinoma bronchogenic. Hal ini juga dapat terjadi sebagai akibat dari trombosis di SVC, meskipun hal ini jarang terjadi (sekitar 35% karena penggunaan perangkat intravaskuler) kanker umum yang menyebabkan SVC meliputi karsinoma bronchogenic termasuk sel kecil dan non-sel kecil paru-paru karsinoma, limfoma Burkitt, limfoma lymphoblastic, pra-T-sel leukemia keturunan lymphoblastic akut (jarang), dan leukemia akut lainnya.

Dasar Kelainan : Bendungan pada vena cava superior di akibatkan oleh berbagai sebab, terutama tumor dalam mediastinum (limfoma).
I.DIAGNOSIS

A.Keluhan Pokok

Nyeri dada
– Rasa penuh/sesak di dada
– Batuk-batuk
– Sinkop
– Disfagi
– Epistaksis
– Hemoptisis
– Gangguan penglihatan
– Sulit menelan dan gangguan bernapas bila esofagus dan trakea di tekan.

B.Tanda penting

– Sianosis
– Vena-vena kolateral di dada bagian atas dan leher melebar
– Latergi
– Edema muka, kepala, lidah, larings, trakea dan konyunktiva
– Mengi.

C.Pemeriksaan Laboratorium
Pemeriksaan gas darah

D.Pemeriksaan Radiologi
Foto dada lateral/anteroposterior

E.Pemeriksaan Khusus

– CT Scan dada
– Bronkoskopi
– Mediastinoskopi
– Angiografi
– Eko/kardiografi
– Biopsi kelenjar leher/supraklavikula
– Tes kulit (mantoux).

II.KOMPLIKASI

1.Obstruksi saluran napas
2.Hemoptisis

III.PENATALAKSANAAN

A.Terapi Umum

1.Istirahat
– Kepala di tinggikan
– Oksigen
2.Diet
3.Medikamentosa
Obat pertama :

  • Diuretika
  • Radioterapi
  • Antikoagulan/fibrinolitik

Obat alternative :

  • Kortikosteroid

4.Pembedahan
Eksisi

B.Terapi Komplikasi –

IV.PROGNOSIS

Prognosis sesuai dengan kausa dan besarnya penekanan.

Loading...