Program Internship Dokter

Pekan terakhir banyak sekali rekan dokter yang menanyakan apa itu program internship. Nah, kali ini kami akan memuat artikel dan informasi seputar Program Internship Dokter.

Dasar program internship dokter ini adalah Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional. Sesuai dengan amanat UU Sisdiknas no 20 tahun 2003, peningkatan kualitas tenaga dokter ini akan dilakukan melalui penerapan program Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK ).

Sebagaimana diketahui, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (DIKTI) sejak tahun 2003 hingga 2008 telah menjalankan proyek yang bernama Health Worksforce and Service (HWS). HWS ini adalah suatu proyek yang didalamnya mempersiapkan dan menerapkan KBK di seluruh Institusi Pendidikan Dokter.

Program ini pada awalnya dilakukan secara bertahap, tetapi pada hasil akhirnya, seluruh Institusi Pendidikan Dokter telah berhasil menerapkannya. Nah, Dalam sistem HWS ini, mahasiswa yang mengikuti KBK harus melanjutkan program pemutakhiran kompetensi melalui internship.

Rekomendasi penyelanggaraan internship ini, merupakan hasil dari studi orientasi proyek HWS Dikti ke 4 negara yaitu Inggris, Belanda, Australia dan Singapura dan hasil dari studi orientasi ini kemudian dijadikan masukan bagi Kolegium Dokter Indonesia.

Memang masing-masing negara memiliki program internship yang berbeda, bervariasi dan tidak sama. Tetapi terdapat suatu kesamaan yaitu, internship merupakan program pelatihan lanjutan untuk praktek mandiri sebelum mendapatkan kewenangan dan izin praktek mandiri sebagai dokter pelayan primer (general practice).

Di Indonesia sendiri yang pertama kali menerapkan program Problem Based Learning, adalah Fakultas Kedokteran Universitas Andalas, Padang. Hingga saat Unand telah menghasilkan lulusan pertamanya di tahun 2009, dan para lulusan ini akan mengikuti Uji Kompetensi di awal 2010. Mereka akan dipersiapkan mengikuti program Internship yang pertama kalinya di Indonesia.

Sebagai perbandingan, sebagaian besar negara maju telah melaksanakan program internship untuk lulusan fakultas kedokteran, oleh karena itu beliau merasa Indonesia pun perlu melaksanakan internship, sehingga para tenaga dokter indonesia akan siap dengan sistem dan situasi internasional yang terkait dengan kebijakan internship bagi para tenaga dokter.

Diharapkan melalui program internship ini akan dihasilkan dokter yang semakin kompeten untuk memberikan layanan kesehatan primer bagi masyarakat luas, sehingga cita-cita untuk mewujudkan Indonesia sehat akan segera tercapai.